doa sholat jenazah latin dan artinya, lengkapi prosedur yang benar agar berlaku - buatsurat - Doa Sholat Jenazah Latin dan artinya, lengkapi prosedur yang benar agar berlaku

Doa Sholat Jenazah Latin dan artinya, lengkapi prosedur yang benar agar berlaku

Dalam Islam, ketika seseorang meninggal, mereka harus segera dikuburkan. Namun, sebelum dimakamkan, jenazah harus dimandikan dan didoakan.

Bagi umat Islam, jenazah tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Diperlukan perawatan atau perawatan segera. Jenazah harus segera dikubur agar bisa beristirahat dengan tenang.

Doa pemakaman diikuti setiap takbiratul ikhram. Bahkan dalam setiap takbir, doa pemakaman dilantunkan dengan kalimat yang berbeda. Sertakan jenis kelamin mayat.

Seperti apakah tubuh itu laki-laki atau perempuan, dewasa atau anak-anak dan bayi. Semua kata doa pemakaman disesuaikan.

Oleh karena itu, doa-doa kepada jenazah ini dapat membantu mengurangi berat badan mereka setelah mereka kembali ke lingkaran para dewa atau sebelum mereka memasuki kubur.

Diketahui bahwa hukum salat jenazah adalah fardhu kifayah yang wajib, tetapi jika sudah ada muslim lain yang melakukannya, maka kewajiban itu batal.

Doa untuk pemakaman dibacakan setiap empat kali, diikuti dengan doa. Fragmen kalimat untuk shalat mudah diingat, dan shalat masih dianggap sah.

Simak doa pemakaman latin berikut beserta artinya dan ikuti tata cara melakukannya yang benar, dirangkum dari berbagai sumber.

Rukun Sholat Jenazah

Sebelum masuk ke materi salat jenazah, ada baiknya memahami rukun-rukun pemakaman itu sendiri.

Diterbitkan online dari NU, Syekh Muhammad Nawawi al-Bantani menjelaskan secara singkat 7 rukun shalat jenazah yang wajib dilakukan dalam bukunya yang berjudul “Tausyih ala Ibni Qasim”. Bahkan, itu harus dilakukan secara berurutan, sebagai berikut:

1. Niat
2. berdiri
3. Takbir empat kali
4. Baca Surat Al-Fatihah
5. Baca doa para nabi
6. Berdoa untuk tubuh
7. Ucapkan salam

Sholat jenazah bukanlah sujud dan sujud, bukan pula sholat dan iqamah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah (SAW) mengatakan bahwa ini berarti:

“Barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai ia menyolatkannya, maka baginya satu qiroth. Lalu barang siapa yang menyaksikan jenazah hingga dimakamkan, maka baginya dua qiroth. Ada yang bertanya, Apa yang dimaksud dua qiroth? Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam lantas menjawab, Dua qiroth itu semisal dua gunung yang besar.” (Muttafaqun alaih).

Tata cara shalat jenazah Pria

Tata cara shalat jenazah laki-laki berbeda dengan prosesi shalat jenazah perempuan. Posisi imam sejajar dengan kepala jenazah laki-laki.

Hal ini berdasarkan riwayat Imam Ahmed dan Abu Dawud dari Nafi bin Abi Gholib Al-Khoyyat:

“Saya menyaksikan Anas bin Malik mensalati jenazah laki-laki dan beliau berdiri searah dengan kepalanya.” (Imam Ahmad no. 12701 dan Abu Dawud no. 3141)

Sholat jenazah di masjid-masjid sangat dianjurkan. Namun jika terlalu jauh dari rumah duka, bisa dilakukan di musala terdekat. Bagi yang ketinggalan salat jenazah, bisa dilakukan setelah pemakaman. Jika jenazah ditemukan terkubur tetapi tidak didoakan, dapat dilakukan di dekat kuburan.

tata cara sholat jenazah wanita

Adapun tata cara kurban jenazah perempuan, imam diposisikan sejajar dengan perut atau tali pusar. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Samurah bin Jundub radhiallahuahu, artinya:

“Saya sholat di belakang Nabi sallallahualaihi wa sallam terhadap wanita yang meninggal karena nifasnya, kemudian beliau berdiri di tengahnya.” (HR. Bukhori, 1331 dan Muslim, 964)

Selain perbedaan posisi imam, kafan jenazah perempuan juga berbeda. Menurut sebagian ulama, adalah sunnah bagi wanita untuk memakai lima kain kafan. Tapi ini adalah hadits yang lemah.

Jadi bisa pakai 3 helai tapi lebih lebar bisa juga pakai 5 helai kain. Juga, menambahkan celemek, jilbab dan jubah ke tubuh wanita adalah Sunnah.

Juga hadits untuk membungkus tubuh dengan tiga potong kain, sebagaimana dinyatakan dalam hadits Aish​ha radhiallauanha, yang mengatakan:

“Rasulullah Shallallahualaihi Wasallam dikafankan dengan 3 helai kain putih sahuliyah dari Kursuf, tanpa gamis dan tanpa imamah.” (HR. Muslim no. 941).

berdoa untuk Jenazah

Bacaan Maksud Doa Badan

Niat ini dibacakan dalam pikiran bersamaan dengan takbiratul ihram. Seperti membaca niat dalam sholat. Adapun pengucapan salat jenazah, jenis kelamin laki-laki adalah sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ : أُصَلِّيْ عَلَى هَذَا المَيِّتِ الطِّفْلِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ إِمَامًا / مَأْمُوْمًا لِلّٰهِ تَعَالَى. اللهُ أَكْبَرُ

USHOLLI ‘ALAA HAADZIHIL MAYYITI ARBA’A TAKBIRATATIN FARDHOL KIFAYAATAI IMAAMAN / MA’MUUMAN LILLAHI TA’AALA

Artinya: Saya niat Sholat atas mayit laki-laki ini empat kali takbir fardhu kifayah, sebagai imam / makmum karena Allah Taala

Ide berdoa untuk mayat perempuan adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى عَلَى هَذِهِ الْمَيِّتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ كِفَايَةِ اِمَامًا| مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالَى

USHOLLI ‘ALA HADZAHIHIL MAYYITATI ARBA’A TAKBIROTIN FARDHO KIFAYATIN IMAMAN/MA’MUMAN LILLAHI TA’ALA

Artinya: “Saya niat sholat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah, sebagai imam/makmum hanya karena Allah Ta’ala.”

Berdirilah bagi mereka yang bisa mendoakan jenazah. Kemudian melakukan takbir empat kali dalam doa, yang berarti takbiratul ihram.

1. Takbir Pertama: Membaca Surat Al Fatihah

Baca surah Al Fatihah dalam rangkaian doa sholat jenazah ini setelah membaca niat hati sekaligus membaca takbiratul ihram. Tidak ada surat pendek Al-Qur’an, itu berbeda dengan doa umum.

أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ # الْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ # اَلرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ # مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ # إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ # اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ # صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَـيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَالضَّالِّينَ.

Latin: “Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm, al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn, ar-raḥmānir-raḥīm, māliki yaumid-dīn, iyyāka na’budu wa iyyāka nasta’īn, ihdinaṣ-ṣirāṭal-mustaqīm, ṣirāṭallażīna an’amta ‘alaihim gairil-magḍụbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.”

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Yang menguasai di Hari Pembalasan. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

2. Takbir Kedua: Membaca Doa Nabi

Kita bisa membaca doa pendek dan panjang Nabi Muhammad SAW.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ.

Allahuma shalli alaa Muhammad

Artinya : Ya Allah, berilah shalawat atas Nabi Muhammad

Lebih baik lagi, teks lengkapnya berbunyi sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. كَماَ صَلَّيْتَ عَلىَ سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيْمَ. وَباَرِكْ عَلىَ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ آلِ سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ. كَماَ باَرَكْتَ عَلىَ سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ سَيِّدَنَا إِبْرَاهِيْمَ. فِيْ الْعَالَمِيْنَ إِنـَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMA WA ALAA ALI SAYYIDINAA MUHAMMAD, KAMA SHOLAITA ALAA SAYYIDINA IBROHIM WA ALAA SAYYIDINA IBROHIM, WA BARIK ALAA SAYYIDINAA MUHAMMAD WA ALAA ALI SAYYIDINA MUHAMMAD, KAMA BARAKTA ALAA SAYYIDINA IBROHIM WA ALAA ALI SAYYIDINA IBROHIM, FIL ALAAMINAA INNAKA HAMIIDUM MAJIID

Artinya :

Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada Nabi Muhammad. Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad, sebagaimana telah Engkau beri rahmat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, dan limpahkanlah berkah atas Nabi Muhammad beserta keluarganya, sebagaimana Engkau telah beri berkah kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya, Bahwasanya Engkau Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia di seluruh alam.

3. Takbir Ketiga: Doa untuk tubuh

Pada takbir ketiga ada bacaan doa untuk orang yang sudah meninggal. Berikut doa jenazah laki-laki pada takbir ketiga:

اَللهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

ALLAHHUMMAGHFIR LAHU WARHAMHU WA’AAFIHI WA’FUANHU.

Artinya: “Ya Allah ampunilah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia.”

Adapun versi lengkap atau panjang shalat jenazah laki-laki adalah sebagai berikut:

للهُمَّ اغْفِرْلَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَاَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرْدِ وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ اْلاَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَاَبْدِلْهُ دَارًاخَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَاَهْلاً خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَاَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَاَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَفِتْنَتِهِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

Allahummagfir lahuu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahuu wa wassi’ madhkhalahuu waghsilhu bil maa-i-wats-tsalji walbaradi wa naqqihii minal-khathaayaa kamaa yunaqqats tsaubul-abyadhu minad-danasi wa abdilhu daaran khairan min daarihii wa ahlan khairan min ahlihii wa raujan khairan min zaujihi waqihii fitnatal-qabri wa’adzaaban-naar

Artinya: “Ya Allah ampunilah dia dan kasihanilah dia, sejahterakan dia dan ampunilah dosa dan kesalahannya, hormatilah kedatangannya, dan luaskan lah tempat tinggalnya, bersihkan lah ia dengan air, salju dan embun. Bersihkan lah ia dari segala dosa sebagaimana kain putih yang bersih dari segala kotoran, dan ganti lah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya yang dahulu, dan ganti lah baginya ahli keluarga yang lebih baik daripada ahli keluargnya yang dahulu, dan pelihara lah ia dari siksa kubur dan adzab api neraka,”

Berdoa untuk tubuh wanita

Sholat jenazah perempuan, pengucapan “HU” diubah menjadi “HA”, yang berarti “dia” (memiliki), ini berlaku untuk doa versi pendek dan panjang, sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْلَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا

ALLAHHUMMAGHFIR LAHA WARHAMHA WA’AAFIHA WA’FUANHA

Artinya: “Ya Allah ampunikah dia, berilah rahmat dan sejahtera dan maafkanlah dia.”

Doa untuk versi panjang tubuh wanita:

ALLAAHUMMAGHFIR LA-HAA WARHAM-HAA WAAFI-HAA WAFU AN-HAA,
WA AKRIM NUZUULA-HAA, WAWASSI MADKHOLA-HAA, WAGHSIL-HAA BIL MAA-I WATS TSALJI WAL-BARADI, WANAQQI-HAA MINAL KHATHAYAAYAA KAMAA YUNAQQATS TSAUBUL ABYAD-HAA MINAL DANASI, WA ABDIL-HAA DAARAN KHAIRAN MIN DAARI-HAA, WA AHLAN KHAIRAN MIN AHLI-HAA, WA ZAUJAN KHAIRAN MIN ZAU-JI-HAA, WAQI-HAA FITNATAL QABRI WAADZABAN NAARI

Artinya :

“Ya Allah, ampunilah dia berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau suami di Surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), suami yang lebih baik daripada suaminya, dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka.”

4. Tuckerbill Keempat: Doa untuk Membaca Tubuh

Bacalah doa untuk orang yang sudah meninggal pada ayat keempat sebagai berikut:

اللهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا اَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

ALLAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRO-HU WALAA TAFTINAA BA’DA-HU WAGHFIR LANAA WA LA-HU” (doa versi pendek yang mudah dihapal)

WA LI IKHWANINA LADZINA SABAQQUUNA BIL IMAANI WA LA TAJ’AL FI QULUUBINA GILAL LILADZINA AMANUU ROBBANA INNAKA ROUUFUR ROHIIM (digabung dengan di atasnya sebagai versi lengkap)

Artinya: “Ya Allah, jangan lah kiranya pahalanya tidak sampai kepada kami dan janganlah Engkau memberi kami fitnah sepeninggalannya, dan ampunmilah kami dan dia.”

Adapun doa tubuh wanita dalam takbir keempat, bacalah lantunan berikut:

ALLAHUMMA LAA TAHRIMNAA AJRO-HAA WALAA TAFTINAA BADA-HAA WAGHFIR LANAA WA LA-HAA (doa versi pendek yang mudah dihapal)

WA LI IKHWANINA LADZINA SABAQUUNA BIL IMAANI WA LA TAJAL FI QULUUBINA GILLAL LILLADZINA AMANUU ROBBANA INNAKA ROUUFUR ROHIIM (gabung dengan doa di atas untuk menyempurnakan doa)

Artinya :

“Ya Allah, janganlah Engkau haramkan Kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya serta ampunilah kami dan dia, dan juga bagi saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian terhadap orang-orang yang beriman (berada) dalam hati kami. Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.”

Lebih sempurna lagi jika doa itu dibaca secara utuh. Gabungkan kedua doa di atas.

Salam dan Doa Setelah Sholat Badan

Putar kepala ke kiri dan ke kanan sambil menyapa, seolah mengakhiri doa:

اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَا تُهُ

ASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKAATUH

Artinya : Keselamatan dan Rahmat Allah Semoga tetap kepada Kamu sekalian

Anda dapat memilih salah satu dari dua doa yang bisa diucapkan untuk almarhum setelah pemakaman.

Pertama: Doa Setelah Sholat Badan

Bismillahhir-rahmaanir-rahiim

ALLAHUMMAGHFIRLI HAYYINA WA MAYYITINA WA SHAHIDINA WA GHAIBINA WA DHAKARINA WA UNTHANA WA SAGHIRINA WA KABIRINA. ALLAHUMMA, MAN AHYAYTAHU MINNA FA AHYIHI ALAL ISLAM WA MAN TAWAFFAYTAHU MINNA FA TAWAFFAHU ALAL IMAN WA KHUSSA HADHAL MAYYITA BIRRAWHI WARRAHATI WAL MAGHFIRATI WARRIDWAN. ALLAHUMMA IN KANA MUHSINAN FAZID FI IHSANIHI WA IN KANA MUSIAN FATAJAWAZ ANHU WA LAQQIHIL AMNA WAL BUSHRA WAL KARAMATA WAZZULFA BIRAHMATIKA YA ARHAMARRAHIMIN.

Artinya :

Ya Allah ampunilah di antara kami orang yang masih hidup dan yang mati, yang hadir dan yang tidak, yang kecil dan besar, laki-laki dan perempuan. Ya Allah, siapa pun di antara kami yang masih Engkau anugerahkan kehidupan, hidupkanlah ia atas Islam, dan orang yang Engkau wafatkan di antara kami, wafatkankan ia atas iman. Ya Allah, janganlah Engkau jauhkan kami dari pahalanya dan jangan Engkau sesatkan kami sepeninggalnya. (HR. Muslim dan empat imam), Kitab Bulughul Maram.

Kedua: Sholat setelah sholat jenazah

“Bismillahhir-rahmaanir-rahiim”

ALLOHUMMA SHOLLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMA WA ALAA ALI SAYYIDINAA MUHAMMAD. ALLAHUMA BI HAQQIL-FAATIHAH. ITIQ RIQAABAANAA WA RIQAABA HAADZAL-MAYYITI (jenazah laki-laki) / HAADZIHIL MAYYITATI (jenazah perempuan) MINAN-NAAR ( 3 X ).

ALLAHUMA ANZILIR-RAHMATA WAL MAGHFIRATA ALAA HAADZAL MAYYITI (jenazah laki-laki) / HAADZIHIL MAYYITATI (jenazah perempuan) WAJAL QABRAHU (HAA)

RAUDHATAN MINAL-JANNAH. WA LAA TAJALHULAHU (LAHAA) HUFRATAN MINAN-NIIRAAN. WA SHALLALLAHU ALAA KHAIRI KHALQIHI SAYYIDINA MUHAMMADIN WA AALIHI WA SHAHBIHI AJMAIINA WAL-HAMDULILLAHI RABBIL-AALAMIIN.

Artinya :
“Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Ya Allah, curahkanlah rahmat atas junjungan kita Nabi Muhammad dan kepada keluarga Nabi Muhammad. Ya Allah, dengan berkahnya surat al-Fatihah, bebaskanlah dosa kami dan dosa mayit ini dari siksaan api neraka. Ya Allah, curahkanlah rahmat dan berilah ampunan kepada mayit ini. Dan jadikanlah tempat kuburnya taman nyaman dari surge dan janganlah Engkau menjadikan kuburnya itu lubang jurang neraka. Dan semoga Allah memberi rahmat kepada semulia-mulianya makhluk-Nya, yaitu junjungan kami Nabi Muhamamad dan keluarganya, serta sahabat-sahabatnya sekalian, dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.”

Doa Mayat: Jenazah laki-laki diganti akhiran HUU, dan jenazah perempuan diubah akhiran HAA. Doa ini dibaca setelah sholat jenazah dan sholat mistik.

Check Also

Surat Permohonan Kerja ‪‬dan contohnya  - Surat Permohonan Kerja       dan contohnya - contoh Surat Permohonan Kerja

contoh Surat Permohonan Kerja

Surat Permohonan Kerja – Setelah lulus sekolah atau kuliah, maka selain memilih untuk melanjutkan ke pendidikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.