tata cara sholat dhuha, bacaan niat lengkap dan sholat sesuai sunnah - buatsurat - Tata Cara Sholat Dhuha, Bacaan Niat Lengkap dan Sholat Sesuai Sunnah

Tata Cara Sholat Dhuha, Bacaan Niat Lengkap dan Sholat Sesuai Sunnah

Umat ​​Islam harus mengetahui tata cara shalat Dhuha. Sholat merupakan salah satu kegiatan ibadah yang sangat penting bagi umat muslim dan muslimah. Mulai dari sholat subuh, sholat dhuhur, sholat ashar, sholat maghrib dan sholat isya. Karena pentingnya shalat fardhu harus dijaga tetapi tidak boleh ditinggalkan.

Bahaya meninggalkan shalat ini tertuang dalam hadits Thauban radhiyallahu ‘anhu, yang mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Pemisah Antara seorang hamba dengan kekufuran dan keimanan adalah shalat. Apabila dia meninggalkannya, maka dia melakukan kesyirikan.” (HR. Ath Thobariy).

Setelah Anda terbiasa mengerjakan shalat fardhu tepat waktu, Anda bisa mulai mencoba mengerjakan shalat sunnah. Sholat sunnah ini merupakan bonus tambahan. Selain itu, dapat digunakan untuk memberikan amal baik, serta menutupi kekurangan dari amalan wajib yang telah diselesaikan.

Lalu bagaimana tata cara shalat dhuha beserta niat dan keutamaannya? Dipublikasikan Senin (16/6) dari berbagai sumber, silahkan simak ulasan informasinya di bawah ini.

doa doha

Salah satu sholat sunnah yang bisa dilakukan adalah sholat dhuha. Sholat sunnah ini dilakukan ketika matahari mulai terbit sekitar tujuh hasta dari terbitnya matahari hingga waktu salat zuhur. Sholat sunnah dhuha dilakukan minimal dua kali rakaat. Dengan begitu ibadah sunnah tidak akan mengganggu aktivitas pagi hari.

Meski begitu, umat Islam tetap perlu memahami tata cara Baiduha yang benar dan benar.

untuk mendapatkan amalan shalat dhuha. Anda tidak boleh terburu-buru untuk pergi setelah menyelesaikan sholat dhuha. Jika Anda memiliki waktu luang atau tidak bekerja, disarankan agar Anda tetap duduk sambil membaca doa Duha.

Tata cara sholat dhuha

Sebelum melakukan ibadah sunnah ini, pahami dulu tata cara sholat dhuha. Adapun prosedurnya

  1. Baca doa Iftitah
  2. Baca Surat Al Fatihah
  3. Membaca surat dari Al-Qur’an
  4. Lebih baik membaca Surat Asy-Sham pada rakaat pertama dan Surat Al Lail pada rakaat kedua
  5. Ruku dan baca tasbih tiga kali
  6. Iktidal dan baca bacaannya
  7. Berjanjilah untuk pertama kalinya dan ucapkan tiga kali
  8. Duduk dan membaca di antara doa
  9. Sujud kedua, membaca tasbih tiga kali

Setelah sholat pertama, sholat kedua selesai sebagaimana tata cara sholat dhuha sebelumnya. Namun, pada akhirnya itu akan menjadi tasyahhud terakhir dan dua salam.

Umat ​​Islam dapat melakukan shalat dhuha rakaat minimal dua kali. Jadi anda juga bisa mengerjakan sholat sunnah dhuha sebanyak 4 rakaat atau lebih. Untuk tata cara shalat dhuhah rakaat selanjutnya, lakukan seperti sebelumnya.

Niat Sholat Doha

Setelah mengetahui tata cara shalat dhuha, ada baiknya untuk mengetahui niat shalat dhuha. Seperti halnya sholat pada umumnya, kaum muslimin dan muslimah dianjurkan untuk membaca niat.

Adapun niat sholat dhuha adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya:
“Aku niat sholat sunah dhuha dua rakaat, karena Allah ta’ala”.

doa doha

Setelah melakukan tata cara shalat dhuha, lebih baik diam sejenak. Saat itu dianjurkan untuk membaca Doa Doha. Menurut laman rumaysho.com, shalat dhuha termasuk dalam hadits ‘Aisyah radhiyallahu’anha, yang mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyelesaikan shalat dhuha sambil berkata,

Allohummaghfir-lii wa tub ‘alayya, innaka antat tawwabur rohiim.” (HR. Bukhari).

Artinya:
“Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang) sampai beliau membacanya seratus kali”.

Selain itu, ada doa doha yang biasa dibaca oleh masyarakat, yaitu

Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba’idan fa qoribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita ‘ibaadakash shoolihiin.

Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”

Sholat dhuha ini disebutkan oleh Asy Syarwani dalam Syarh Al Minhaj dan Ad Dimyathi dalam I’anatuth Tholibiin, tetapi itu bukanlah sebuah hadits.

Check Also

Surat Permohonan Kerja ‪‬dan contohnya  - Surat Permohonan Kerja       dan contohnya - contoh Surat Permohonan Kerja

contoh Surat Permohonan Kerja

Surat Permohonan Kerja – Setelah lulus sekolah atau kuliah, maka selain memilih untuk melanjutkan ke pendidikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published.